You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 65 Warga Jakarta Utara Ikuti Pembinaan dan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

65 Warga Jakarta Utara Ikuti Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Sebanyak 65 warga dari 31 kelurahan di Jakarta Utara mengikuti kegiatan pembinaan dan sertifikasi Petugas Pemulasaraan Jenazah (PPJ) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

"Sesuai dengan tuntunan syariat Islam"

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota (Setko) Jakarta Utara, Agung Tjahjo Kuntodi mengatakan, pemulasaraan jenazah merupakan kewajiban umat Islam terhadap saudara seiman yang meliputi memandikan, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah secara benar serta penuh rasa hormat.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DMI Kota Jakarta Utara yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat mulia ini," ujarnya, Rabu (12/11).

PMI Jaksel Berikan Layanan kepada 7.719 Warga

Agung menjelaskan, tugas pemulasaraan jenazah bukanlah pekerjaan ringan, melainkan amal ibadah yang memiliki nilai besar di sisi Allah SWT.

Ia berharap, seluruh ikhtiar, kerja keras, dan keikhlasan para peserta dapat menjadi inspirasi untuk terus berbuat baik serta menebar manfaat bagi masyarakat dan Kota Jakarta Utara.

"Keikhlasan dan pengabdian dalam menjalankan tugas ini semoga menjadi pahala jariyah yang terus mengalir. Saya harap ilmu yang didapat bisa diimplementasikan saat bertugas di lapangan," terangnya.

Ketua DMI Jakarta Utara, Suwardi, menambahkan, kegiatan pembinaan dan sertifikasi PPJ bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta standarisasi layanan pemulasaraan jenazah di masyarakat.

"Kami berharap para petugas memiliki pemahaman dan keterampilan yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam serta standar pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Ia menyampaikan, tugas DMI tidak hanya sebatas merawat tempat ibadah, tetapi juga melayani umat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kemanusiaan di kalangan masyarakat.

"Mereka sangat antusias. Saya juga berharap sertifikasi ini bermanfaat bagi para peserta karena dengan sertifikasi ini mereka memiliki legalitas sebagai petugas pemulasaraan jenazah," bebernya.

Sementara itu warga Kelurahan Pademangan Barat, Suparni (56), mengaku senang dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan pembinaan dan pelatihan tersebut.

Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, terlebih adanya sertifikasi resmi serta dukungan insentif dari pemerintah.

“Alhamdulillah, saya bisa ikut kegiatan ini dan bertemu teman-teman dari kelurahan lain. Sudah dua tahun saya menjalankan tugas ini. Mudah-mudahan kami selalu diberi kesehatan dan dapat terus membantu warga sekitar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1193 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close